Inilah Yang akan Terjadi Ketika Terlalu lama Didalam Pesawat


Berpergian menggunakan pesawat menuju destinasi atau tempat impian memang sangat menyenangkan karena kita bisa menikmati indahnya pemandangan dari atas. Nah, bagi anda yang sering berpergian menggunakan pesawat atau terbang melewati zona waktu yang berbeda maka sudah pasti tahu resiko yang akan mereka hadapai yaitu salah satunya adalah jetlag.

Jetleg adalah gangguan sementara yang menyebabkan seseorang menjadi lelah, insomnia karena perjalanan udara yang mereka lalui melintasi zona waktu yang berbeda. Namun selain masalah tersebut, ternyata perjalanan yang lama di udara juga bisa membuat seseorang mengalami berbagai gangguan lainnya yang disebabkan karena tekanan, kelembabaan dan kadar oksigen yang rendah didalam pesawat.

Akibat Terlalu Lama Didalam Pesawat

Nah, penasaran apa saja gangguan yang bisa menghampiri anda ketika terlalu lama berada di pesawat. Yuk langsung saja kita simak tulisan dibawah ini.

1. Bau mulut
Perjalanan yang jauh biasanya akan membuat anda berada agak sedikit lama didalam pesawat apalagi perjalanan tersebut antar negara yang melintasi batas waktu. Nah, hal ini biasanya akan berpengaruh terhadap tubuh anda yaitu salah satunya akan membuat kalenjer ludah hanya meproduksi sedikit air liru sehingga bakteri yang ada didalam mulut anda akan berkembang dengan cepat dan menyebabkan bau pada mulut.

Untuk mengatasi hal ini, usahakan untuk menggosok gigi setelah makan dan jangan lupa minum cukup air. Sebisa mungkin hindari makanan yang mengandung gula karena hal ini akan memperparah bau mulut anda.

2. Kaki bengkak
Terbang diudara memang menyenangkan tetapi apabila anda terlalu lama duduk didalam pesawat maka bisa menyebabkan deep vein thrombosis (DVT) yang ditandai dengan kaki bengkak. Duduk yang terlalu lama dan dehidarasi merupakan penyebab utama hal ini terjadi sehingga akan terbentuk bekuan darah.

Untuk mencegah hal ini maka cobalah untuk bergerak 1 jam sekali agar sirkulasi darah tetap lancar. Selain itu anda juga bisa memakai stoking ata kaus kaki khusus yang akan memberi tekanan pada kaki bagian bawah.

3. Pusing
Terbang menggunakan pesawat sudah barang tentu akan membuat kita berada diketinggian tertentu, bahkan pada ketinggian 7000 kaki kabin didalam pesawat akan memiliki tekanan tinggi , hal ini membuat kita merasakan hal yang sama ketika berada dipuncak gunung. Dengan ketinggian seperti ini maka kadar oksigen akan sedikit sehingg akan membuat kita sedikit pusing dan mual.

Tak ada yang bisa kita lakukan untuk mengatasi kondisis seperti ini, tetapi yang harus anda catat yaitu jangan mengkonsums alkohol karena hal ini bisa membuat proses metabolisme tubuh akan terganggu dan susah untuk untuk menyerap oksigen.

4. Kulit kering
Ketika berada pada ketinggian tertentu biasanya tekanan kabin akan meninggi sehingga kelembaban didalam pesawat sanga rendah. Hal ini tentu saja berpengaruh pada kulit anda yaitu membuat kulit menjadi kering karena kelembaban didalam tubuh akan dengan cepat menguap. Bagian wajah, tangan, dan bagian kulit lain akan mulai terlihat kering dan kusam jika kita terbang berjam-jam. 

Untuk mengatasi hal ini maka konsumsi cukup air putih serta gunakan pelembab kulit. Selain itu, hindari stres karena hal ini juga berpengaruh pada kulit anda.

5. Sembelit
Duduk lama dan juga perubahan tekanan bisa membuat metabolisme tubuh melambat. Akibatnya adalah perut seolah bergas, sembelit, dan sakit perut. Siasati dengan tidak makan besar sebelum terbang. Berjalan-jalan di kabin setiap satu jam akan membantu. Jika perut terasa mulas, jangan tunda ke toilet.

Itulah yang akan terjadi ketika terlalu lama didalam pesawat. Sangat melelahkan bukan ? walaupun begitu hal ini pasti akan terobati setelah anda sampai ditempat destinasi wisata anda.


Loading...